Hmm.. Sebagai seorang cowok sejati dan kayaknya sudah bukan anak-anak lagi, saya sudah mulai kepikiran kelak istriku nanti bakal kayak gimana yah? Nanti punya anak berapa yah? Bisa punya istri berapa yah? Tapi semua pertanyaan itu mendadak hangus begitu saja, saat pertanyaan ini mulai kepikiran, “emang ada yah yang mau sama saya?”

Sebenarnya gak ada salahnya jika kita menghayal tentang masa depan, biar kita dapat sedikit motivasi buat semangat bangun esok pagi. Saya sering kebayang dan merenungi akan bagaimana sosok wanita yang ditakdirkan untukku kelak. meskipun demikian saya juga punya kriteria wanita idamanku sendiri.


1. Cantik

Mmm, aku tahu kok pikiran kalian, pasti mau tertawa melihat kriteriaku yang pertama ini  pasti kalian pikir saya gak tau diri karena muka ala kadarnya sok-sok-an pengen punya pasangan yang cantik. Okelah saya kasih waktu buat kalian tertawa.


ketawanya udah kan. oke lanjut yah, bukannya saya tidak tau diri tapi justru saya tau diri muka saya ala kadarnya jadi saya menetapkan kriteria menjadi istriku nanti harus cantik agar keturunanku kedepannya bisa sempurna minimal dari segi wajah lah dulu. Punya istri yang cantik juga bikin hidup jadi tenang dan dibawa kemana-mana juga gak malu-maluin. 

Bagiku, wanita saya katakan cantik itu ketika saya memandangnya saya merasakan kenyamanan, merasakan indahnya dunia dan ingin segera menyempurnakan agama *aseek.


2. Cantik

Menurutku cantik itu penting makanya di point kedua ini masih pengen yang cantik dan harus cantik. namun cantik yang ini beda dengan yang diatas, selain cantik fisik, istri idaman itu juga harus cantik akhlaknya. Percuma juga cantik, bodi montok, banyak warisannya kalau ngomongnya kasar, mageran dan mulutnya sering keluar nama-nama hewan itu sama saja semua kecantikan dan keindahannya gak ada gunanya.

Saya selalu percaya orang tua adalah guru pertama bagi seorang anak, termasuk guru dalam mengajarkan akhlak dan agama. Saya gak pengen kelak anak saya jadi berandal hanya gara-gara meniru orang tuanya. Misalnya saya ajarin anakku "nak gak boleh ngomong kasar", terus dia jawab " kok gak boleh, mamah aja sering ngomong kasar". Nah mengerikan bukan?" makanya saya sering menilai perempuan itu dari akhlaknya dulu baru lari ke bentuk fisiknya.


3. Punya pekerjaan

Sebenarnya kriteria ini gak wajib sih tapi kalau bisa saya pengen gitu punya pasangan yang sudah punya pekerjaan. Bukan, bukannya saya cowok matre yang ada uang istri di sayang gak ada uang istri ditendang apalagi cuman pengen memperalat pasangan, bukan !!. tapi karena gak bisa di pungkiri biaya hidup jaman sekarang itu cukup tinggi, apalagi untuk biaya sekolah anak nanti. setidaknya dengan punya pasangan yang juga bekerja bisa lah saling membantu untuk biayain hidup. Gaji saya bisa buat kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak sedangkan gaji istri bisa buat jaga-jaga jika suatu saat nanti ada apa-apa, saya juga gak bakalan minta karena itu hak dia.


4. Yang Pintar

Saya kesel banget ngadepin cewek yang bodoh, eh saya ralat kayaknya kata bodoh terlalu kasar deh, saya kesel banget ngadepin cewek yang kurang berwawasan, kenapa? Yah kalo ngobrol jarang bisa nyambung, giliran di jelasin malah gak bisa ngerti-ngerti. Saya sering banget gagal PDKT hanya gara-gara dapat tipe cewek yang kayak gitu rasanya saya gak bakal bisa hidup seumur hidup dengan cewek yang kayak gitu. 

Alasan lain kenapa saya pengen punya pasangan yang pintar, yah karena cuman cewek yang bego yang meyianyiakan cowok keren seperti saya *jomblosombong


5. Sayang sama orang tua

Ini point terpenting sih karena saya pernah nemuin fenomena enggak menyenangkan yang dialami oleh keluarga saya sendiri tepatnya tante saya. Dia cerita bahwa semua mantunya yang cewek dan cowok sifatnya kurang menyenagkan. Seperti menganggap ibu mertuanya sebagai benalu dalam hidupnya bahkan pernah istrinya marah hanya karena anaknya memberi uang kepada ibunya buat masak. Padahal hanya uang untuk masak loh itu pun makannya bareng karena mereka tinggal serumah. kalau istrinya yang dikasi duit buat masak malah dipakein shoping dan jajan makanan diluar sehingga ibu mertuanya bakal kelaparan karena gak ada makanan, padahal yang nyuci piring, jagain anak dan bersihin rumah ibunya semua yang urus. Karena keinginan dari istrinya Jugalah akhirnya ibu dan bapaknya harus meninggalkan rumahnya. sekarang ia numpang dari rumah saudara-saudaranya. Anaknya? Gak ada yang nyariin. Menyedihkan yah, Makanya saya mau nyari pasangan yang sayang sama orangtuaku.


6. humoris

Mungkin kedengarannya sepele tapi bagiku ini yang paling penting, saya pengen banget punya pasangan yang humoris karena saya sangat percaya kita gak akan selamanya berada di posisi atas dan gak selamanya di posisi bawah. *eits  kayaknya pikiran kalian jadi salah arti. Oke saya perjelas maksud kalimat diatas, Maksudnya hidup itu gak selamanya senang-senang terus, pasti bakal ada fase hidup itu menjadi sangat berat bahkan sampai membuat kita jatuh dalam jurang keputusasaan. Nah setidaknya jika suatu saat saya terjatuh dalam fase kelam itu, ada sosok pasangan yang bisa menghibur dan menemaniku untuk menertawakan hidup bersama-sama.


Ehh udah ahh kayaknya sudah terlalu banyak halu, sudah terlalu banyak ekpektasi dan sudah terlalu banyak kriteria yang berlebihan, takutnya nanti gak kesampaian, bisa-bisa kecewa terus nangis dibawah shower *duh kelihatan deh cemenku, meskipun demikian saya tetap sih berdo'a semoga saja kelak saya bisa mendapat pasangan sesuai kriteriaku seperti  yang diatas, Walaupun untuk kriteria yang MAU saja susah dapetnya hihi.


Btw, kalau kriteria pasangan idaman kalian kayak apa? Bisa tulis dikolom komentar yah!!