Insan Tak Bernama

Tak pernah kuliat

alis tebal nan rimbun memayungi mata indahmu

lesung pipi laksana goa memperelok senyummu

perawakan tinggi semampai serta putih kulitmu

dengan di tutupi kain abu-abu dengan celana jeans

robek sedikit di bagian lututnya

rambut bergelombang layaknya ombak d pantai dengan aksesoris jepitan rambut merah jambu menambah pesonamu

kemudian seketika hujan itu reda

kau memilih pergi beriringan hadirnya pelangi

tanpa sempat kutanyakan siapa namamu


Posting Komentar

0 Komentar