Sesuatu di balik kata cinta


Sebelum membaca postingan ini saya persilahkan kalian memperbaiki posisi duduk kalian dengan senyaman mungkin karena postingan kali ini bakal sedikit serius dan penuh dengan renungan. Kalian juga bisa siapin kopi dulu biar baca nya tambah rileks.

Oke kita mulai, banyak yang sering bertanya kepada saya mengapa jatuh cinta itu terkadang menyakitkan, padahal hakikatnya jatuh cinta itu kan menyenangkan dan ada yang nanya lagi kenapa  saat kita mencintai seseorang terkadang kitanya malah gak dihargai ?




Sebenarnya sih saya gak mau menjawab pertanyaan semacam ini karena jawabannya terlalu menyedihkan tapi demi kalian kawan-kawanku saya bakal jawab sesuai dengan pengalamanku selama meniti karier di dunia perlopean ini dan inilah jawabannya 

Mengapa jatuh cinta itu kadang menyakitkan karena kita terlalu fokus dengan kata cinta yang sifatnya menyenangkan dan lupa dengan kata jatuh yang sifatnya menyakitkan. *kerenGak sayanya jawabannya *oke lupakan.

Nah satu lagi nih kenapa saat kita mencintai seseorang terkadang kitanya malah gak dihargai? karena lagi-lagi kita fokus dengan kata mencintai yang tujuannya merasakan bahagia namun lupa ada kata TAI yang melengkapi kata mencintai yang sifatnya ahh sudahlah kalian juga tau, siapa juga yang mau ngehargai tai, ya kan !!


Bicara soal cinta mayoritas orang berpendapat bahwa cinta adalah segalanya, seperti lirik lagu dari bang haji roma irama "hidup tanpa cinta bagai taman tak berbuga hei begitulah kata para pujangga, aduhai begitulah kata para pujangga, hidup tanpa cinta bagai taman tak berbuga hei begitulah kata para pujangga, aduhai begitulah kata para pujangga"

*eh maap terbawa suasana, saya emang gak tahan kalo lagi dangdutan, lupa berhenti. 


Oke lanjut, Sadar gak sadar cinta dapat merubah segalanya, merubah benci menjadi suka dan merubah yang saling suka menjadi saling benci, *ajaib memang.

Dijaman sekarang banyak istilah-istilah "cinta" bermunculan, Seperti :

1. Cinta Monyet

Bukan, bukan maksudnya kalian pacaran dengan monyet, tapi maksudnya pacar kalian itu mirip monyet *ups, bercanda. Saya juga gak tau maksudnya cinta monyet itu apaan.

2. Budak cinta / Bucin

Entah siapa pencetus pertama kali istilah ini tapi karena istilah ini saya jadi susah ngebedain mana cinta mana bodoh.

3. Cinta mati

Wah ini yang paling mengerikan sih, cinta yang kayak gini sih biasanya di landasi perasaan cinta tanpa akal sehat dan pikiran yang dangkal.

4. Cinta sejati

Kayaknya yang paling bener ini nih Cinta sejati, yaitu cintai tanpa syarat, peduli, membantu pada saat senang dan susah, tak memedulikan penampilan fisik, status maupun harta, *katanya. Tapi jika benar ada, cinta seperti ini pasti sudah jarang banget di jaman sekarang ini.

5. Cinta gila

Ini juga bahaya nih, cinta yang kayak gini sering memaksa untuk bisa menjalin hubungan dengan pasangannya.

6. Cinta palsu

Cinta kayak ini sih yang paling sering terjadi semua tindakan yang dijalani semua palsu atau pura-pura mulai dari perhatiannya, kasih sayangnya, dan lainnya. Alasannya yah bisa jadi hanya karena ingin hartanya atau menyalurkan nafsunya.


    Sebenarnya masih banyak lagi istilah-istilah cinta yang bermunculan tapi cuma itu yang saya ketahui, namun makna cinta yang sebenarnya itu cuma satu yaitu untuk merasakan bahagia tanpa harus pura-pura bahagia.

    Orang yang beneran mencintaimu, akan berjuang untuk memilikimu, walaupun pada akhirnya ia gak dapatin kamu ia pun bakal tetap merasa bahagia. Sedangkan orang yang tak benar-benar mencintaimu, akan memikirkan untung ruginya saat memperjuangin kamu.

    Tapi semua ini hanya pendapatku saja dan sifatnya subjektif jadi jika kalian punya pendapat yang berbeda kalian bisa berkomentar dibawah atau bikin postingan sendiri hehe 

oke, sampai jumpa lagi babay !! 

Posting Komentar

4 Komentar

  1. Wah, Keren Juga Tulisannya Gan.


    https://novelindiekami.blogspot.com/2021/03/harapan-cinta-eksklusif.html

    BalasHapus
  2. Ah iya... Apa yang kita pikirkan hanya yang manisnya saja sih. Lupa bahwa manis itu juga punya pasangan. Namanya pahit.

    BalasHapus