Rintihan ruangan kampus Baru

    Cerita ini sudah sangat lama, jadi peristiwa ini terjadi pada tahun 2016 yang lalu saat saya masih mahasiswa baru di salah satu universitas yang ada di kota majene. Bisa di katakan Kampusku ini masih masa pembangunan, lokasinya sepi menyendiri di atas gunung, itulah mengapa banyak yang sering memplesetkan kampusku ini dengan sebutan UGM (Universitas Gunung Majene). Disana ada beberapa gedung yang belum jadi dan selebihnya masih masa pembangunan. 

    Nah karena kampus ini ada diatas gunung jadi pemandangannya joss banget di kala sore-sore, ada salah satu gedung kampus yang sudah hampir mau jadi tapi tiap sore rame banget sama orang-orang karena di atas puncak gedung itu kita bisa melihat seluruh kota majene di tambah dengan keindahan sunset.

    Pernah di suatu sore saya dan kedua temanku hamsa dan ardi menikmati senja di atas gedung itu. Keduanya asyik berfoto-foto dengan background sunset ala-ala anak indie tapi saya lihatnya sudah kayak anak alay saja. Sejam kemudian matahari pun tenggelam dan suara-suara mesjid pun sudah terdengar dari kejauhan. kami pun memutuskan untuk balik ke kosan untuk istirahat.

    Sepanjang menuruni tangga kami di kagetkan dengan suara yang aneh, seperti suara orang yang merintih kesakitan. Namun tidak jelas sumbernya dari mana.

"suara apa itu?" tanya hamsa sambil menghentikan langkah kami berdua.

"ah ngak ada apa-apa" jawabku sambil mengajaknya kembali berjalan, tak ingin berpikir macam-macam.

"konon katanya ini kampus baru memang sering muncul penampakan di malam hari" kata ardi.

    Entah cerita itu benar atau tidak, yang jelas isu itu sudah banyak yang membenarkan. kami berniat untuk membuktikan isu yang sudah tersebar di kalangan mahasiswa itu. Kami merasa aneh, padahal langit belum sepenuhnya gelap masa iyya sudah ada hantu di tempat ini tapi emang sih waktu magrib memang jadwal favorit jin dan setan berpindah dari alam gaib ke alam nyata.

    Hampir sekitar 20 menit kami melirik kesana kemari jalan kesana kemari di sepanjang kampus baru, anehnya ngak ada lagi suara yang terdengar sampai suasana benar-benar menjadi gelap. 

    Gak lama kemudian suara itu kembali muncul tapi dengan volume yang agak keras dari sebelumnya, aku sendiri jadi merasa takut namun kedua temanku malah mencari sumber suara itu kembali.

Ternyata suara itu berasal dari ruangan kelas HP11. Saya hanya bisa menelan ludah berkali-kali sambil menguntit di belakang ardi.


    Pintu kelas itu tertutup sangat rapat sulit untuk di buka seperti ada sesuatu yang menahannya dari dalam.

Hamsa pun menaiki sebuah kursi dan mengintip  lewat jendala yang belum ada kacanya, ia melihat sesuatu yang aneh di pojok kelas namun ia tidak tahu apa itu karena didalam sangat gelap. 

ia semakin memperhatikan sehingga benda itu perlahan mulai nampak dengan jelas. Ada sosok berbaju putih tiduran dilantai, bentuknya belum jelas tapi ia melihat sosok itu bergerak naik turun dengan pelan-pelan sekali seirama dengan suara rintihan yang semakin merintih.

Hamsa mengeluarkan handphone dari saku celananya dan mulai menyalakan senternya.

Dia hanya terperanga dengan apa yang dia lihat.


"Hoe berani-beraninya kalian mesum di jam segini". Teriak hamsa kepada pasangan yang ada di hadapannya.

"memangnya ada jam tertentu untuk berbuat mesum?" tanyaku dalam hati.

Sontak aku dan ardi pun mengambil kursi untuk dapat mengintip masuk dalam ruangan itu. Sialnya pasangan itu sudah lari lewat jendala yang ada di arah sebelahnya. Mereka berlari sambil merapikan celananya yang melorot.


Posting Komentar

22 Komentar

  1. Balasan
    1. Silakan Berkunjung Gan


      https://novelindiekami.blogspot.com/2021/04/keteguhan-harapan.html?m=1

      Hapus
  2. Astaga, saya udah tegang banget bacanya. Berpikir kalau-kalau itu adalah genderuwo atau kuntilanak. Ternyata...

    Gokil..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anggap saja sbuah pelajaran kalo menilai sesuatu itu jgan hanya melihat dr judulnya wkwkwk

      Hapus
  3. Serem juga , melihat dosa di depan mata, wkwkwkw

    BalasHapus
  4. Uwuwwwu ....., usah bikin deg-degan nyekrol.layar ke bawah nglanjutin cerotanya bakalan lihat hantu apaan ...., ternyata .. ada adegan ena ena ..., Hahaha.

    Rintihannya mendesah ngga sih, mas ?, eh* 🤭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha itulah gak heran bang, film horror indonesia lebih bnyak enak2nya dr pada nyereminnya

      Hapus
  5. Sontak saya istigfar baca akhir2nya, wkw

    BalasHapus